Guildrun: Game Autochess Roguelike Garapan Mantan Kreator Hearthstone

Guildrun: Game Autochess Roguelike Garapan Mantan Kreator Hearthstone
Dunia game strategi kembali kedatangan pendatang baru yang menawarkan konsep menarik. Studio indie Leyline resmi memperkenalkan Guildrun, sebuah game yang menggabungkan mekanisme auto-battler atau autochess dengan elemen roguelike. Menariknya, proyek ini tidak dikerjakan oleh tim sembarangan. Guildrun dikembangkan oleh sejumlah desainer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan game populer seperti Hearthstone dan The Bazaar, sehingga langsung mencuri perhatian para penggemar genre strategi. Bagi Anda yang ingin selalu update dengan informasi game terbaru dan strategi, playwin123 selalu menyajikan informasi terkini untuk Anda.
Dalam Guildrun, pemain akan memimpin sekelompok pahlawan untuk menjelajahi berbagai celah dimensi berbahaya yang dikenal sebagai Rifts. Di setiap perjalanan, pemain harus menghadapi gelombang monster sambil menyusun formasi terbaik agar tim mampu bertahan hingga akhir. Layaknya game autochess, pertempuran berlangsung secara otomatis, sehingga fokus utama pemain adalah menentukan komposisi hero, penempatan karakter, serta strategi membangun tim. Studio independen ini sendiri dihuni oleh para veteran industri yang sebelumnya bekerja di perusahaan besar seperti Activision Blizzard, Riot Games, Konami, dan Electronic Arts.
Sistem Perkembangan Karakter yang Unik
Yang membuat Guildrun terasa berbeda dibanding game sejenis adalah sistem perkembangan karakternya. Setiap sesi permainan menghadirkan kombinasi hero, item, trait, dan relic yang selalu berubah. Seluruh elemen tersebut dapat dipadukan untuk menciptakan berbagai sinergi unik, sehingga hampir tidak ada dua permainan yang akan terasa sama. Pendekatan ini membuat setiap percobaan menjadi kesempatan baru untuk menemukan strategi yang lebih efektif. Pemain dapat merekrut hero melalui sistem drafting, meningkatkan level mereka, kemudian mengombinasikannya dengan berbagai perlengkapan dan relic agar menghasilkan build yang sangat kuat.
Meski mengusung gameplay strategi yang cukup kompleks, Guildrun dirancang agar tetap nyaman dimainkan dalam waktu singkat. Satu sesi permainan rata-rata berlangsung sekitar 20 menit. Selain itu, game ini juga menyediakan fitur menyimpan progres kapan saja sehingga pemain dapat melanjutkan permainan tanpa harus mengulang dari awal. Dari sisi tantangan, Guildrun menawarkan delapan tingkat kesulitan yang akan terbuka secara bertahap setiap kali pemain berhasil menyelesaikan level sebelumnya. Setelah berhasil menaklukkan seluruh tingkat kesulitan, pemain dapat mencoba Endless Mode, sebuah mode tanpa batas yang memungkinkan mereka bersaing memperebutkan posisi terbaik di papan peringkat dunia.
Jadwal Rilis dan Perkembangan
Pengembang juga menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan game ini. Sejak memasuki fase closed alpha pada Januari 2026, Leyline secara rutin merilis pembaruan mingguan berdasarkan masukan komunitas. Guildrun dijadwalkan meluncur di Steam pada paruh kedua tahun 2026. Sambil menunggu perilisan resminya, pemain sudah dapat mencoba versi demo yang tersedia di Steam sekaligus memasukkan game ini ke dalam wishlist. Dengan perpaduan autochess, roguelike, dan pengalaman para pengembang veteran, Guildrun berpotensi menjadi salah satu game strategi indie yang patut dinantikan tahun ini.
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.